Assalamualaikum Wr. Wb.
Terjemah Kitab Qimiyah al-Sa'dah (kimia Kebahagiaan) Karya Imam Al Ghazali RA, bisa di download disini. Semoga bermanfaat.
Tampilkan postingan dengan label Thoriqoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Thoriqoh. Tampilkan semua postingan
Rabu, 22 Oktober 2014
Terjemah Tafsir Jalalain
Assalamualaikum Wr. Wb.
Kali saya akan berikan link download untuk terjemah TAFSIR JALALAIN karya Syaikh Jalaludin Suyuti dan Syaikh Jalaluddin Muhammad bin Ahmad al Mahally. Silakan klik disini. Semoga Bermanfaat.
Kali saya akan berikan link download untuk terjemah TAFSIR JALALAIN karya Syaikh Jalaludin Suyuti dan Syaikh Jalaluddin Muhammad bin Ahmad al Mahally. Silakan klik disini. Semoga Bermanfaat.
Minggu, 30 Maret 2014
Sayyid Ahmad Zaini Dahlan RA - Garda Depan Aswaja
Dikalangan dunia penuntut ilmu dipondok-pondok pesantren, nama Sayyid Ahmad Zaini Dahlan sudah tidak asing lagi. Namanya harum dan masyhur dikalangan mereka karena sebagian besar daripada sanad keilmuan para ulama Nusantara (Indonesia, Malaysia dan Fathoni ) bersambung kepada ulama besar ini. Beliau sangat terkenal sebagai seorang ulama pembela Ahlus Sunnah wal Jamaah dalam menentang faham Wahabi, sehingga Ulama besar ini sangat dibenci dan amat dimusuhi oleh golongan Wahabi. Maka banyak fitnah yang ditaburkan terhadap beliau. Tujuannya tidak lain agar umat Islam yang tidak tahu yang sebenarnya menjauhinya.
Jumat, 05 April 2013
Muhammad Amin al-Kurdi
Muhammad Amin al-Kurdi adalah seorang sufi besar yang hidup pada pertengahan abad ke tiga belas hijriah. Ia lahir di kota Irbil dekat kota Mosul. Irbil adalah salah satu kota di Irak.
MUHAMMAD AMIN DAN BIMBINGAN TASAWUF
MUHAMMAD Amin kecil tumbuh di bawah asuhan ayahnya sendiri yang bernama Syaikh al-’arif billah Fathullah.
Kamis, 20 Desember 2012
4 Model Penyaksian Datangnya Rejeki
Sebagian Ulama Tasawuf berkata, Semua Makhluk/hamba itu akan menerima dan
menggunakan rezekinya. Namun kemudian hati mereka akan menjadi berbeda-beda
dalam menyaksikan datangnya rezeki, akan berbeda-beda respon mereka ketika
rezeki itu ia terima. Paling tidak bisa dikategorikan dalam 4 bentuk penyaksian,
Sabtu, 15 Desember 2012
Tamak dan Wira'i
Athoma' (Indonesia: tamak) adalah memposisikan hati menginginkan apapun kepada selain Allah SWT. Sedangkan kebalikan dari Athoma' adalah Ar Roja' yaitu hati menginginkan apapun kepada Allah SWT.
Minggu, 09 Desember 2012
Inilah Dialog antara Ibnu Taimiyah dengan Ibnu Athoillah Assakandari di Kairo*
Inilah barnagkali percakapan yang cukup menarik dan patut ditampilkan antara dua orang cendikiawan terkemuka dalam sejarah Islam. Yang pertama adalah Imam Ahmad Taqiuddin Ibnu Taimiah, seorang faqih ternama yang pendapat-pendapatnya diikuti oleh banyak orang, dan yang kedua adalah Imam Ahmad Ibnu Athaillah As-Sakandari, seorang sufi besar penyair yang juga banyak pengikutnya dan guru besar di Al-Azhar. Dua orang pakar dan budayawan yang sexaman dan hampir bersamaan usianya, yang pertama dilahirkan tahun 660 H di kota Harran, Syiria (Wafat 728 H), dan yang kedua dilahirkan sekitar tahun 658 H di Kota Al Iskandariah (Alexandria), Mesir (wafat 709 H).
Sabtu, 08 Desember 2012
Biografi Syekh Ibnu Athaillah As Sakandari
Syeikh Ibn ‘Atha’illah as-Sakandari (w. 1309 M) hidup di Mesir di masa kekuasaan Dinasti Mameluk. Ia lahir di kota Alexandria (Iskandariyah), lalu pindah ke Kairo. Di kota inilah ia menghabiskan hidupnya dengan mengajar fikih mazhab Imam Maliki di berbagai lembaga intelektual, antara lain Masjid Al-Azhar. Di waktu yang sama dia juga dikenal luas dibidang tasawuf sebagai seorang “master” (syeikh) besar ketiga di lingkungan tarekat sufi Syadziliyah ini. Ibn ‘Athaillah tergolong ulama yang produktif. Tak kurang dari 20 karya yang pernah dihasilkannya. Meliputi bidang tasawuf, tafsir, aqidah, hadits, nahwu, dan ushul fiqh.
Nasehat Syeikh Abul Abbas Al Mursy kepada muridnya Syeikh Ibn Athoillah As Sakandary
Orang itu hanya mempunyai 4 suasana dalam hidup ini: Nikmat, Bencana, (Zohir) Taat, Maksiat (Bathin)
- Jika engkau sedang Nikmat maka bersyukurlah. karena banyak nikmat yang terselip bencana.
- Jika engkau sedang menerima bencana maka bersabarlah. karena mudah saja bagi Allah kenikmatan dari Allah yang di bungkus dalam bentuk bencana.
- Jika sedang Taat maka baliklah kehadirat Allah SWT. Karena dengan taat mudah saja manusia menjadi takabbur, karena sebenarnya taat itu dari Allah untuk manusia.
- Jika engkau sedang melaukan maksiat maka bertobatlah.
Komentar Imam Mazhab Tentang Thariqat Sufi
Imam Abu Hanifah RA:
Imam Abu seorang imam mazhab dari empat mazhab terkenal, ternyata juga seorang Mursyid Thariqah Sufi.
Diriwayatkan oleh seorang Faqih Hanafi al-Hashkafi, menegaskan, bahwa Abu Ali ad-Daqqaq ra, berkata, “Aku mengambil Thariqah sufi ini dari Abul Qasim an-Nashr Abadzy, dan Abul Qasim mengambil dari Asy-Syibly, dan Asy-Syibly mengambil dari Sary as-Saqathy, beliau mengambil dari Ma’ruf al-Karkhy, dan beliau mengambil dari Dawud ath-Tha’y, dan Dawud mengambil dari Abu Hanifah Ra.
Tafsir Sufistik Ayat-Ayat Tertentu Oleh Syeikh Abul Abbas Al-Mursy*
Allah swt Swt. berfirman,“Tunjukkan kami ke jalan yang lurus.”
Syekh Abu al-Abbas r.a. mengatakan bahwa maksud ayat itu adalah, “Tunjukanlah kami ke jalan lurus dengan meneguhkan apa yang telah kami raih, dan
Alah ! Apa itu Tasawuf ? - Sebuah perjalanan seorang menemu jalan sufi yang dilakoni oleh Edwar S.N (31 Th) - Pemilik CV Tiga Warna
Jalan Sufi yang dilalui Edwar membuatnya melihat dengan jelas kenyataan hidup yang sesungguhnya ia hadapi. Pemahaman yang keliru dari sebuah pengamalan ibadah dan keelokan glamour Ibu Kota hampir saja membuatnya terpesona. Kalau bukan lantaran jalan Sufi yang ditempuhnya, aqidah dan kefitrahan dirinya nyaris menjadi korban. Maklum, sejak kecil hingga remaja, Edwar tumbuh dan besar dilingkungan yang meski taat beribadah tapi sangat anti terhadap sufisme. Ia terlahir dan menamatkan Sekolah Dasar nya di Padang Sumatera Barat. Setelah itu SMP-SMA nya di Pekan Baru, Riau. Di Pekan Baru, Edwar bisa dibilang anak surau atau anak masjid. Ia tak bisa melepas salat lima waktunya tanpa masjid dan kebiasaan ini terus terbawa ketika hijrah ke Jakarta.
Jumat, 07 Desember 2012
Talqin Zikir
Didalam thoriqoh ada yang disebut Talqinudz-Dzikr, yakni pendiktean kalimat dzikir La ilaaha illallah dengan lisan (diucapkan) atau pendiktean Ismudz-Dzat lafadz Allah secara bathiniyah dari seorang guru mursyid kepada muridnya.
Pengertian Zikir dan Adab Melakukannya
Yang dimaksud dzikir didalam thoriqoh adalah bacaan “Allah “atau bacaan “La ilaaha illallah”. Dzikir dengan bacaan “Allah”, yang biasanya dilakukan didalam hati, disebut dengan Dzikir Sirri atau dzikir Khofi atau dzikir ismu Dzat, yang silsilahnya sampai kepada Rasulullah SAW. melalui Sayidina Abu Bakar Ash Shidiq RA . Sedang dzikir dengan bacaan “La ilaaha illallah”, yang biasanya dilakukan dengan lisan, disebut dzikir jahri atau Dzikir Nafi Itsbat, yang silsilahnya sampai kepada Rasulullah SAW melalui Sayidina Ali bin Abi Tholib karramallahu wajhah. Kedua jenis dzikir dari kedua sahabat inilah yang menjadi sumber utama pengamalan thoriqoh, yang terus menerus bersambung sampai dengan sekarang, kepada kita semua.
Kamis, 06 Desember 2012
Adab Murid pada dirinya sendiri (selain kepada Guru Mursyid)
Disamping adab seorang murid kepada guru mursyidnya, ada hal lain yang juga harus diperhati kan oleh seorang murid, yakni adab terhadap dirinya sendiri yang antara lain sebagai berikut;
Pengertian Murid dan Kriterianya
Istilah murid di dalam thoriqoh adalah sebutan yang diberikan kepada seseorang yang telah memperoleh talqin dzikir dari seorang guru mursyid untuk mengamalkan wirid-wirid tertentu dari aliran thoriqohnya. Atau dengan kata lain orang yang telah berbai’at kepada seorang guru mursyid untuk mengamalkan wirid thoriqoh. Dalam thoriqoh Tijaniyyah sebutan untuk para murid adalah “ikhwan.”
Kriteria Mursyid
Seorang mursyid memiliki tanggung jawab yang berat, oleh karenanya seorang mursyid itu
harus memiliki kriteria-kriteria dan norms-norma sebagai berikut;
Pengertian Mursyid
Mursyid adalah sebutan untuk seorang guru pembimbing dalam dunia thoriqoh, yang telah
memperoleh izin dan ijazah dari guru mursyid diatasnya yang terus bersambung sampai
kepada guru mursyid Shohibuth Thoriqoh yang musalsal dari Rasulullah SAW untuk mentalqin
dzikir/ wirid thoriqoh kepada orang-orang yang datang meminta bimbingannya (murid). Dalam
thoriqoh Tijaniyyah sebutan untuk mursyid adalah “muqoddam”.
Langganan:
Postingan (Atom)










