Dikalangan dunia penuntut ilmu dipondok-pondok pesantren, nama Sayyid Ahmad Zaini Dahlan sudah tidak asing lagi. Namanya harum dan masyhur dikalangan mereka karena sebagian besar daripada sanad keilmuan para ulama Nusantara (Indonesia, Malaysia dan Fathoni ) bersambung kepada ulama besar ini. Beliau sangat terkenal sebagai seorang ulama pembela Ahlus Sunnah wal Jamaah dalam menentang faham Wahabi, sehingga Ulama besar ini sangat dibenci dan amat dimusuhi oleh golongan Wahabi. Maka banyak fitnah yang ditaburkan terhadap beliau. Tujuannya tidak lain agar umat Islam yang tidak tahu yang sebenarnya menjauhinya.
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 30 Maret 2014
Sabtu, 11 Mei 2013
RENDAH HATI
Prof. Dr. HM. Quraisy Shihab
Semua agama menganjurkan pemeluknya agar rendah hati. Al-Qur’an
sejak dini mengingatkan: “Hai seluruh manusia, Kami menciptakan kamu terdiri
dari laki-laki dan perempuan, bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kalian
saling mengenal yakni saling bantu membantu dan sesungguhnya yang termulya
diantara kamu disisi Allah adalah yang paling bertaqwa.”Kamis, 09 Mei 2013
PERJALANAN MENUJU TUHAN
[] Prof. Dr. M. Quraisy Shihab []
Alangkah cepatnya semenit dibandingkan dengan sejam, alangkah cepatnya sejema dibandingkan dengan sehari, sehari dibandingkandengan seminggu dengan sebulan, sebulan dengan setahun, dan pada akhirnya alangkah cepatnya perjalanan hari-hari, minggu-minggu dan bulan-bulan itu dibandingkan kehadiran dengan usia kita.
Kamis, 04 April 2013
Seorang Miskin Membangun Mesjid Paling Unik di Dunia
Mungkin kita tak percaya jika tidak melihat faktanya. Seorang yang tidak kaya, bahkan tergolong miskin, namun mampu membangun sebuah Masjid di Turki. Nama masjidnya pun paling aneh di dunia, yaitu “*Shanke Yadem*” (Anggap Saja Sudah Makan). Sangat aneh bukan? Dibalik Masjid yang namanya paling aneh tersebut ada cerita yang sangat menarik dan mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita.
Jumat, 25 Januari 2013
Hakekat Sholat
Sholat dalam segi bahasa disebut "doa". Secara istilah banyak yang mendefinisikan sebagai serangkaian ibadah yang diawali dengan takbiratul ihram dan akhiri dengan salam. Namun tahukah kita apa hakekat sholat yang sebenarnya. Secara Islam atau lebih spesifiknya fiqhiyyah, sholat (sholat 5 waktu) dihukumi wajib ain/fardhu ain. Kalau sholat dimaknai sebuah kewajiban personal bisa jadi ketika orang sudah menunaikan sholat (lengkap dengan syarat dan rukun sholat) maka gugurlah kewajiban itu.
Minggu, 09 Desember 2012
Inilah Dialog antara Ibnu Taimiyah dengan Ibnu Athoillah Assakandari di Kairo*
Inilah barnagkali percakapan yang cukup menarik dan patut ditampilkan antara dua orang cendikiawan terkemuka dalam sejarah Islam. Yang pertama adalah Imam Ahmad Taqiuddin Ibnu Taimiah, seorang faqih ternama yang pendapat-pendapatnya diikuti oleh banyak orang, dan yang kedua adalah Imam Ahmad Ibnu Athaillah As-Sakandari, seorang sufi besar penyair yang juga banyak pengikutnya dan guru besar di Al-Azhar. Dua orang pakar dan budayawan yang sexaman dan hampir bersamaan usianya, yang pertama dilahirkan tahun 660 H di kota Harran, Syiria (Wafat 728 H), dan yang kedua dilahirkan sekitar tahun 658 H di Kota Al Iskandariah (Alexandria), Mesir (wafat 709 H).
Sabtu, 08 Desember 2012
Nasehat Syeikh Abul Abbas Al Mursy kepada muridnya Syeikh Ibn Athoillah As Sakandary
Orang itu hanya mempunyai 4 suasana dalam hidup ini: Nikmat, Bencana, (Zohir) Taat, Maksiat (Bathin)
- Jika engkau sedang Nikmat maka bersyukurlah. karena banyak nikmat yang terselip bencana.
- Jika engkau sedang menerima bencana maka bersabarlah. karena mudah saja bagi Allah kenikmatan dari Allah yang di bungkus dalam bentuk bencana.
- Jika sedang Taat maka baliklah kehadirat Allah SWT. Karena dengan taat mudah saja manusia menjadi takabbur, karena sebenarnya taat itu dari Allah untuk manusia.
- Jika engkau sedang melaukan maksiat maka bertobatlah.
Komentar Imam Mazhab Tentang Thariqat Sufi
Imam Abu Hanifah RA:
Imam Abu seorang imam mazhab dari empat mazhab terkenal, ternyata juga seorang Mursyid Thariqah Sufi.
Diriwayatkan oleh seorang Faqih Hanafi al-Hashkafi, menegaskan, bahwa Abu Ali ad-Daqqaq ra, berkata, “Aku mengambil Thariqah sufi ini dari Abul Qasim an-Nashr Abadzy, dan Abul Qasim mengambil dari Asy-Syibly, dan Asy-Syibly mengambil dari Sary as-Saqathy, beliau mengambil dari Ma’ruf al-Karkhy, dan beliau mengambil dari Dawud ath-Tha’y, dan Dawud mengambil dari Abu Hanifah Ra.
Tafsir Sufistik Ayat-Ayat Tertentu Oleh Syeikh Abul Abbas Al-Mursy*
Allah swt Swt. berfirman,“Tunjukkan kami ke jalan yang lurus.”
Syekh Abu al-Abbas r.a. mengatakan bahwa maksud ayat itu adalah, “Tunjukanlah kami ke jalan lurus dengan meneguhkan apa yang telah kami raih, dan
Alah ! Apa itu Tasawuf ? - Sebuah perjalanan seorang menemu jalan sufi yang dilakoni oleh Edwar S.N (31 Th) - Pemilik CV Tiga Warna
Jalan Sufi yang dilalui Edwar membuatnya melihat dengan jelas kenyataan hidup yang sesungguhnya ia hadapi. Pemahaman yang keliru dari sebuah pengamalan ibadah dan keelokan glamour Ibu Kota hampir saja membuatnya terpesona. Kalau bukan lantaran jalan Sufi yang ditempuhnya, aqidah dan kefitrahan dirinya nyaris menjadi korban. Maklum, sejak kecil hingga remaja, Edwar tumbuh dan besar dilingkungan yang meski taat beribadah tapi sangat anti terhadap sufisme. Ia terlahir dan menamatkan Sekolah Dasar nya di Padang Sumatera Barat. Setelah itu SMP-SMA nya di Pekan Baru, Riau. Di Pekan Baru, Edwar bisa dibilang anak surau atau anak masjid. Ia tak bisa melepas salat lima waktunya tanpa masjid dan kebiasaan ini terus terbawa ketika hijrah ke Jakarta.
Jumat, 07 Desember 2012
Talqin Zikir
Didalam thoriqoh ada yang disebut Talqinudz-Dzikr, yakni pendiktean kalimat dzikir La ilaaha illallah dengan lisan (diucapkan) atau pendiktean Ismudz-Dzat lafadz Allah secara bathiniyah dari seorang guru mursyid kepada muridnya.
Pengertian Zikir dan Adab Melakukannya
Yang dimaksud dzikir didalam thoriqoh adalah bacaan “Allah “atau bacaan “La ilaaha illallah”. Dzikir dengan bacaan “Allah”, yang biasanya dilakukan didalam hati, disebut dengan Dzikir Sirri atau dzikir Khofi atau dzikir ismu Dzat, yang silsilahnya sampai kepada Rasulullah SAW. melalui Sayidina Abu Bakar Ash Shidiq RA . Sedang dzikir dengan bacaan “La ilaaha illallah”, yang biasanya dilakukan dengan lisan, disebut dzikir jahri atau Dzikir Nafi Itsbat, yang silsilahnya sampai kepada Rasulullah SAW melalui Sayidina Ali bin Abi Tholib karramallahu wajhah. Kedua jenis dzikir dari kedua sahabat inilah yang menjadi sumber utama pengamalan thoriqoh, yang terus menerus bersambung sampai dengan sekarang, kepada kita semua.
Kamis, 06 Desember 2012
Adab Murid pada dirinya sendiri (selain kepada Guru Mursyid)
Disamping adab seorang murid kepada guru mursyidnya, ada hal lain yang juga harus diperhati kan oleh seorang murid, yakni adab terhadap dirinya sendiri yang antara lain sebagai berikut;
Pengertian Murid dan Kriterianya
Istilah murid di dalam thoriqoh adalah sebutan yang diberikan kepada seseorang yang telah memperoleh talqin dzikir dari seorang guru mursyid untuk mengamalkan wirid-wirid tertentu dari aliran thoriqohnya. Atau dengan kata lain orang yang telah berbai’at kepada seorang guru mursyid untuk mengamalkan wirid thoriqoh. Dalam thoriqoh Tijaniyyah sebutan untuk para murid adalah “ikhwan.”
Kriteria Mursyid
Seorang mursyid memiliki tanggung jawab yang berat, oleh karenanya seorang mursyid itu
harus memiliki kriteria-kriteria dan norms-norma sebagai berikut;
Pengertian Mursyid
Mursyid adalah sebutan untuk seorang guru pembimbing dalam dunia thoriqoh, yang telah
memperoleh izin dan ijazah dari guru mursyid diatasnya yang terus bersambung sampai
kepada guru mursyid Shohibuth Thoriqoh yang musalsal dari Rasulullah SAW untuk mentalqin
dzikir/ wirid thoriqoh kepada orang-orang yang datang meminta bimbingannya (murid). Dalam
thoriqoh Tijaniyyah sebutan untuk mursyid adalah “muqoddam”.
SEKILAS TAREKAT CHRISTIYAH
Chisytiyyah
Pernah Bertemu Syekh Abdul Qodir Jaelani
INDIA, negara jajahan Inggris ini ternyata tidak saja kreatif melahirkan film-film yang populer di Indonesia. Tapi, juga melahirkan tarekat Chisytiyyah. Imam tarekat
INDIA, negara jajahan Inggris ini ternyata tidak saja kreatif melahirkan film-film yang populer di Indonesia. Tapi, juga melahirkan tarekat Chisytiyyah. Imam tarekat
Sekilas Tarekat Alawiyah
Tarekat Alawiyyah berbeda
dengan tarekat sufi lain pada umumnya. Perbedaan itu, misalnya, terletak dari
praktiknya yang tidak menekankan segi-segi riyadlah (olah ruhani) dan
kezuhudan, melainkan lebih menekankan pada amal, akhlak, dan beberapa wirid
serta dzikir ringan.
Langganan:
Postingan (Atom)










